Hukum Kepailitan Indonesia

Toko buku hukum online ini menawarkan produk buku-buku hukum terbitan Tatanusa. Apabila kurang jelas, silahkan hubungi kami ke: (021) 743 4810; 742-8765 atau SMS 0816 135 6892

Kategori: Kepailitan


Hukum Kepailitan Indonesia
 

Dr. Syamsudin M. Sinaga, SH., MH
Hukum Kepailitan Indonesia

xxviii + 472 hlm; 21 cm
ISBN 979-3999-80-7, Rp 90.000,-

Buku yang pembaca pegang ini, dibuat pasca UU Nomor 37 Tahun 2004. Namun demikian, buku ini tidak hanya mengkaji materi muatan undang-undang tersebut, tetapi juga membahas beberapa pasal dari undang-undang kepailitan sebelumnya, yakni Peraturan Kepailitan dan UU Nomor 4 Tahun 1998, khususnya pada saat menganalisis kasus-kasus aktual dan kontraversial. Kasus aktual dan kontraversial di antaranya adalah perkara kepailitan perusahaan PT. Asuransi Jiwa Manulife Indonesia.

DAFTAR ISI

1. PERKARA KEPAILITAN ASURANSI  222

 

Perkara Nomor 10/Pailit/2002/PN.Niaga.Jkt.Pst. jo Nomor 21 K/N/2002, antara Paul Sukran (Pemohon) melawan PT. Asuransi Jiwa Manulife Indonesia (Termohon)  222

1) Kasus Posisi  223

2) Inti Pertimbangan Hukum Putusan Pengadilan Niaga Jakarta Pusat  223

3) Amar Putusan Pengadilan Niaga Jakarta Pusat  224

4) Inti Pertimbangan Hukum Putusan Mahkamah Agung  224

5) Amar Putusan Mahkamah Agung  225

6) Analisis Putusan Pengadilan Niaga Jakarta Pusat  225

7) Analisis Putusan Mahkamah Agung  227

2. PERKARA KEPAILITAN BANK  229

Perkara Nomor 16/Pailit/1998/PN.Niaga.Jkt.Pst. jo Nomor 07 K/N/1998, jo Nomor 02 PK/N/1999 antara PT. Bank Niaga Tbk, PT. ING Indonesia Bank, dan International Finance Corporation (Para Pemohon) melawan PT. Dharmala Agrifood Tbk (Termohon)  229

1) Kasus Posisi  229

2) Inti Pertimbangan Hukum Putusan Pengadilan Niaga Jakarta Pusat  230

3) Amar Putusan Pengadilan Niaga Jakarta Pusat  231

4) Alasan Pokok Kasasi  231

5) Inti Pertimbangan Hukum Putusan Mahkamah Agung Tingkat Kasasi  232

6) Amar Putusan Mahkamah Agung Tingkat Kasasi  232

7) Alasan Pokok Peninjauan Kembali (PK)  232

8) Inti Pertimbangan Putusan Mahkamah Agung Tingkat PK  233

9) Amar Putusan Mahkamah Agung Tingkat PK  234

10) Analisis Putusan  234

3. PERKARA KEPAILITAN SINDIKASI KREDITOR DAN GARANTOR  236

Perkara Nomor 40/Pailit/1999/PN.Niaga.Jkt.Pst. jo Nomor 25 K/N/1999, antara PT. Bank International Indonesia Tbk (Pemohon) melawan Hasan Optek dkk (Para Termohon)  236

1) Kasus Posisi  236

2) Inti Pertimbangan Hukum Putusan Pengadilan Niaga Jakarta Pusat  237

3) Amar Putusan Pengadilan Niaga Jakarta Pusat  238

4) Alasan Pokok Kasasi  238

5) Inti Pertimbangan Hukum Putusan Mahkamah Agung  239

6) Amar Putusan Mahkamah Agung  240

7) Analisis Putusan Pengadilan Niaga Jakarta Pusat  240

8) Analisis Putusan Mahkamah Agung  242

4. PERKARA PKPU JO PERKARA KEPAILITAN ORANG PERSEORANGAN  243

Perkara Nomor 021/PKPU/2000/PN.Niaga.Jkt.Pst. jo Nomor 78/Pailit/2000/PN.Niaga.Jkt.Pst. Jo Nomor 05 K/N/2004, Jo Nomor 01 PK/N/2005, antara Ir. Fadel Muhammad (Pemohon PKPU) melawan PT. Bank IFI (Termohon PKPU)  243

1) Kasus Posisi  243

2) Inti Pertimbangan Hukum Putusan Pengadilan Niaga Jakarta Pusat  244

3) Amar Putusan Pengadilan Niaga Jakarta Pusat  244

4) Alasan (Keberatan) Kasasi  245

5) Inti Pertimbangan Hukum Putusan Mahkamah Agung Tingkat Kasasi  246

6) Amar Putusan Mahkamah Agung Tingkat Kasasi  246

7) Alasan Peninjauan Kembali (PK)  247

8) Inti Pertimbangan Hukum Mahkamah Agung Tingkat PK  248

9) Amar Putusan Mahkamah Agung Tingkat PK  248

10) Analisis Putusan Pengadilan Niaga Jakarta Pusat  249

11) Analisis Putusan Mahkamah Agung Tingkat Kasasi dan PK  249

 

BAGIAN KETIGA : PENUNDAAN KEWAJIBAN PEMBAYARAN UTANG  253

 

BAB 1 : PENUNDAAN KEWAJIBAN PEMBAYARAN UTANG  255

1. SYARAT PERMOHONAN PKPU  256

1) Syarat Formal  256

2) Syarat Substansial  260

3) Perbedaan dan Persamaan Pengajuan Permohonan PKPU Menurut UU Nomor 37 Tahun  2004, UU Nomor 4 Tahun 1998, dan Peraturan Kepailitan  262

2. MAKSUD DAN TUJUAN MENGAJUKAN PERMOHONAN PKPU  263

1) Maksud Mengajukan Permohonan PKPU  263

2) Tujuan Memohonkan PKPU  264

3. YANG DAPAT MENGAJUKAN PERMOHONAN PKPU  264

1) Debitor  264

2) Kreditor  265

3) Bank Indonesia  265

4) Badan Pengawas Pasar Modal  265

5) Menteri Keuangan  265

4. STATUS PERJANJIAN DENGAN ADANYA PKPU  265

1) Perjanjian Timbal Balik  265

2) Perjanjian Penyerahan Benda  266

3) Perjanjian Sewa Menyewa  266

4) Perjanjian Kerja  267

5. PERJUMPAAN UTANG DALAM PKPU  267

6. PENGAJUAN GUGATAN SELAMA PKPU BERLANGSUNG  267

7. DAFTAR UMUM PKPU  268

8. KEADAAN DIAM DALAM PKPU  269

9. AKIBAT HUKUM PUTUSAN PKPU  269

10. UPAYA HUKUM TERHADAP PUTUSAN PKPU  271

11. PKPU BERAKHIR  272

12. PERBEDAAN DAN PERSAMAAN PKPU DENGAN KEPAILITAN  275

1) Perbedaan  275

2) Persamaan  276

13. HAL-HAL LAIN  278

 

BAB 2 : PKPU MELAWAN PAILIT  281

1. PERMOHONAN PKPU MELAWAN PERMOHONAN PAILIT  281

2. STATUS PERMOHONAN PAILIT  284

 

BAB 3 : PERDAMAIAN DALAM PKPU  285

1. RENCANA PERDAMAIAN  286

2. WAKTU PENGAJUAN RENCANA PERDAMAIAN  288

3. PROSES PEMERIKSAAN RENCANA PERDAMAIAN  290

4. VERIFIKASI PENGHITUNGAN PENGURUS  291

5. PENGESAHAN PERDAMAIAN  293

6. AKIBAT PENGESAHAN PERDAMAIAN  294

7. PUTUSAN PENOLAKAN PERDAMAIAN  295

8. UPAYA HUKUM TERHADAP PUTUSAN  296

 

BAB 4 : PEMBAGIAN PERMOHONAN PKPU  298

1. ASPEK PENGAJUAN  298

1) Permohonan PKPU Murni  298

2) Permohonan PKPU Tidak Murni  298

  (1) Permohonan PKPU sebagai counter terhadap perkara pailit  298

  (2) Permohonan PKPU yang diajukan Kreditor dan instansi lain yang bertindak untuk dan atas nama Kreditor (Bank Indonesia, Badan Pengawas Pasar Modal, dan Menteri Keuangan)  300

2. ASPEK MAKSUD  301

3. ASPEK WAKTU  304

1) PKPU Sementara (PKPUS) 45 Hari  304

2) PKPU Tetap (PKPUT) 270 Hari  305

3. ALOKASI WAKTU PKPU  306

 

BAB 5 : STUDI KASUS PKPU  309

1. PERKARA PKPU MURNI  309

Perkara Nomor 01/PKPU/2011/PN.Niaga/Jkt.Pst yang diajukan oleh PT. Mandala Airlines sebagai Pemohon  309

1) Kasus Posisi  309

2) Inti Pertimbangan Hukum Pengadilan Niaga Jakarta Pusat  310

3) Amar Putusan Pengadilan Niaga Jakarta Pusat  311

4) Analisis Putusan Pengadilan Niaga Jakarta Pusat  311

1A. PERKARA PKPU TENTANG RENCANA PERDAMAIAN  313

Perkara Nomor 01/PKPU/2011/PN.Niaga/Jkt.Pst yang diajukan oleh PT. Mandala Airlines sebagai Pemohon  313

1) Kasus Posisi  313

2) Inti Pertimbangan Hukum Pengadilan Niaga Jakarta Pusat  315

3) Amar Putusan Pengadilan Niaga Jakarta Pusat  316

4) Analisis Putusan Pengadilan Niaga Jakarta Pusat  317

5) Analisis Rencana Perdamaian  317

2. PERKARA PKPU MELAWAN PERKARA PAILIT  318

Perkara Nomor 021/PKPU/2000/PN.Niaga.Jkt.Pst  jo Nomor 78/Pailit/2000/PN.Niaga.Jkt.Pst, antara Ir. Fadel Muhammad (Pemohon PKPU) melawan PT. Bank IFI (Termohon PKPU)  318

1) Kasus Posisi  319

2) Inti Pertimbangan Hukum Putusan  319

3) Amar Putusan  320

4) Analisis Putusan  320

 

BAGIAN KEEMPAT : INSTITUSI, PEJABAT KEKUASAAN KEHAKIMAN, DAN ORANG YANG TERKAIT DENGANNYA  323

 

BAB 1 : PENGADILAN NIAGA  325

1. ASAS PENGADILAN NIAGA  326

1) Adil  327

2) Cepat  327

3) Terbuka  328

4) Efektif  329

2. DASAR PEMBENTUKAN PENGADILAN NIAGA  329

1) Pasal 281 UU Nomor 4 Tahun 1998  330

2) Keppres Nomor 97 Tahun 1999  330

3. KOMPETENSI PENGADILAN NIAGA  331

1) Kompetensi Relatif  331

2) Kompetensi Absolut  333

4. PEJABAT KEKUASAAN KEHAKIMAN  336

1) Hakim  336

2) Hakim Ad Hoc  337

3) Hakim Pengawas  339

4) Panitera  343

5) Panitera Pengganti  346

6) Jurusita/Jurusita Pengganti  347

5. HUKUM ACARA  348

1) Jangka Waktu dan Cara Pemanggilan  348

2) Batas Waktu Penyelesaian Perkara  349

3) Upaya Hukum  350

6. PENGADILAN NIAGA SEBAGAI EXTRA ORDINARY COURT  352

7. PROSES PERSIDANGAN PENGADILAN NIAGA  354

1) Pembacaan Surat Permohonan Pailit/PKPU  355

2) Pembacaan Tanggapan, Jawaban, dan Eksepsi  355

3) Pembuktian  356

4) Putusan  356

 

BAB 2 : KURATOR DAN PENGURUS  357

1. BALAI HARTA PENINGGALAN (BHP)  358

1) Peraturan Perundang-Undangan yang mengatur BHP  358

2) Tugas BHP  358

2. KURATOR  360

1) Syarat Menjadi Kurator  361

2) Kurator Dari Segi Pengangkatannya  364

3) Tugas dan Tanggungjawab Kurator  366

4) Kewajiban dan Larangan Bagi Kurator  369

5) Pemberhentian Kurator  371

6) Imbalan Jasa Kurator  372

3. PENGURUS  376

1) Syarat Pengurus  377

2) Perbedaan dan Persamaan Pengurus dan Kurator  377

3) Pengurus Dari Segi Pengangkatannya  378

4) Tugas dan Tanggungjawab Pengurus  380

5) Kewajiban dan Larangan Bagi Pengurus  381

6) Pemberhentian Pengurus  382

7) Imbalan Jasa Pengurus  383

 

BAB 3 : KREDITOR DAN GARANTOR  386

1. KREDITOR  387

1) Peringkat Kreditor  387

2) Penghitungan Jumlah Hak Suara Kreditor  395

2. PEMUNGUTAN SUARA  397

1) Suara Terbanyak Biasa  398

2) Suara Terbanyak Luar Biasa  398

3) Suara Terbanyak Tertentu  399

3. SIKAP DAN METODE PEMUNGUTAN SUARA  401

4. PANITIA KREDITOR  401

1) Pemilihan Panitia Kreditor  401

2) Tugas Panitia Kreditor  402

3) Panitia Kreditor Sementara dan Tetap  402

5. RAPAT KREDITOR  403

1) Dasar Hukum  403

2) Kreditor yang Mempunyai Hak Suara  406

6. GARANTOR  407

1) Dasar Hukum  407

2) Jenis-Jenis Garantor  408

3) Hak Istimewa Garantor  410

4) Garantor Menjadi Debitor  410

5) Implikasi Juridis  411

 

DAFTAR PUSTAKA  413

 

LAMPIRAN-LAMPIRAN  431

1. PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10 TAHUN 2005 TENTANG PENGHITUNGAN JUMLAH HAK SUARA KREDITOR (LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2005 NOMOR 27, TAMBAHAN LEMBARAN NEGARA NOMOR 4484  433

2. PERATURAN MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA NOMOR M.01-HT.05.10 TAHUN 2005 TENTANG PENDAFTARAN KURATOR DAN PENGURUS  437

3. KEPUTUSAN MENTERI KEHAKIMAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR M.09-HT.05.10 TAHUN 1998 TENTANG PEDOMAN BESARNYA IMBALAN JASA BAGI KURATOR DAN PENGURUS  445

4. KEPUTUSAN MENTERI KEHAKIMAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR M.02-UM.01.06 TAHUN 1993 TENTANG PENETAPAN BIAYA PELAYANAN JASA HUKUM DI LINGKUNGAN KANTOR BALAI HARTA PENINGGALAN DEPARTEMEN KEHAKIMAN  453

INDEKS     459

 

Beli Produk Ini Harga Rp. 90.000,-
Stok:   3 item

Rekomendasi Produk

10%
Rp. 35.000,-
Rp. 31.500,-
Keranjang Belanja
0 item produk
Total: Rp. 0
Kategori Produk
Cek Pengiriman Barang
Layanan Pelanggan
    Support
    Support
    Owner
Bank Pembayaran
CIMB Niaga No. Rek : 0170109513006
an. PT Tatanusa

Testimoni Pelanggan
tulis testimoni
Link Terkait